Ketika NISN Dipertanyakan

Sejak beberapa hari lalu rame nih diperbincangkan (kenapa baru rame ya?) tentang keamanan dan privasi dari seluruh siswa di Indonesia. Sebenernya gak cuman NISN saja, hampir semua yang berhubungan dengan ‘pengumpulan data dan informasi confidential’ seperti NIGN, NPSN, dan NUPTK juga rawan terhadap segala hal yang mungkin berimbas buruk ~apabila data-data tersebut dapat diakses oleh semua pihak secara bebas. Apasih NISN dan semua istilah aneh yang gw sebut diatas, buka aja jardiknas.org dan liat sendiri yah..

Lebih parah apalagi apabila google sudah men-cache data-data confidential tersebut. Yap, google memang bisa menjadi malaikat penolong serba tau sekaligus juga bisa menjadi ‘monster’ menakutkan bagi mereka yang tidak ingin data-data pribadi mereka diketahui umum. Gw sendiri-pun sebenernya keberatan apabila ada orang yang search query google dengan keyword nama lengkap gw ternyata dengan gampang ditemukan file berisi data lengkap gw termasuk alamat, no telepon dan nama ortu gue. Apapun bisa dilakukan dengan data-data lengkap kembali ditekankan: Data-data lengkap!!.
Bayangkan data tersebut digunakan oleh pihak gak bertanggungjawab ~semisal tau-tau ada surat nyangkut ke alamat rumah gue tertuju kepada orang tua gue, dengan kop meyakinkan dari suatu (fake) instansi yang cukup terkenal, isinya merupakan pemberitahuan bahwa gue dapet beasiswa ke Amerika dan didukung data-data lengkap yang dapat diambil dari search query google tersebut? gimana ortu gue gak percaya? bahkan gw sendiri pun mungkin sebelum bertanya-tanya bakalan kegirangan duluan. Itu baru contoh kecil saja, orang kreatif bakal lebih banyak punya ide yang lebih gila lagi dengan data tersebut.
Gw gak sedang ikut-ikutan angkat bicara seolah-olah gw pakar IT dan lagipula gw pun adalah ‘anak’ Jardiknas yang merasa diterlantarkan bagaimana tidak? Mereka seenaknya saja mengubah kebijakan, sedangkan kewajiban tidak menyesuaikan. Ahhh gw capek dengan ke-tidak kredibelan sistem ini. Bayangkan saja baru sebulan tes TOEIC dan skor gw udah lebih dari cukup buat memenuhi ‘quota’ eh kemaren kudu tes lagi! ~huff…. sudahlah nevermind, gw cuma orang kecil gak bisa ngapa-ngapain.
Anyway back to topic well mereka mungkin kudu lebih membenahi sistem keamanan dan perlindungan datanya, dan yang lebih penting lagi, mintalah ke google dan seluruh search engine yang mungkin sudah meng-crawl data-data tersebut. Proteksi standar seperti penggunaan file .htaccess juga sepertinya sudah cukup menangkal web crawler dan orang-orang iseng yang mencoba ngambil data. ~alah apaan sih loe basis data, siskom, switching aja dapet D kok ngomongin sekuriti jaringan! kelaut aja low….
Iyah gw pengen ke laut!
Dah dululah capek gw…



wekekek…no comment lah…pusing mikirnya…
sertifikasi tai kucing…hwakakak…
gak ada yang beres….skill tetep 0 gedeeee…
Huff emang bikin pusing…
PuSiiiiNkK !!!!!
pusing kenapa mba Niessa